Minggu, 24 November 2013

Mengintip Sedikit Limbah Kendang di Blitar (by Bambang)


Industri kendang pasti menyisakan limbah, tapi ditangan bapak Antok (pemilik industry kendang di kelurahan Tanjungsari) limbah-limbah tersebut dapat diolah/dikelola menjadi berbagai macam kerajinan seperti Alu, Marakas, dan Miniatur Kendang.
Tentunya pemanfaatan dari limbah kendang yang dijadikan berbagai macam kerajinan tersebut, masih menyisakan limbah lagi berupa serbuk,kulit,sisir-sisir, dan potongan-potongan kayu.Hal semacam itu di kelola lagi oleh bapak Antok menjadi bahan alternatif pengganti kayu bakar, dan dijual kepada ibu-ibu rumah tangga di sekitar kelurahan Tanjungsari, yang masih menggunakan tungku.Harapanya adalah , agar limbah dari kendang dapat diminimalkan, dan tidak menjadi sampah yang menumpuk, yang dapat merusak lingkungan.





Upaya yang dilakukan pak Antok untuk menjaga lingkungan memang sudah cukup baik. Tapi upaya tersebut sebenarnya masih bisa di maksimalkan lagi dengan mencoba menjual bahan bakar alternatif tersebut ke pabrik tahu. Kebetulan letak industri kendang bapak Antok letaknya tidak jauh dengan pabrik tahu di Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar.







Apabila di jual ke pabrik tahu sebagai bahan bakar alternative, kemungkinan akan terjual dengan jumlah yang cukup besar. Maka secara otomatis hal itu mampu meminimalkan dampak limbah kendang terhadap lingkungan. Supaya tidak menjadi sampah yang menumpuk.

Foto2 Limbah Kendang Di Tanjungsari Blitar:








 Nantikan postingan pengelolaan limbah selanjutnya "Llimbah bengkel



0 komentar:

Posting Komentar

SILAHKAN MONGGO JIKA ANDA INGIN KOMENTAR. NAMUN TOLONG GUNAKAN BAHASA YANG SOPAN

 

Blogger news

Blogroll

About