Senin, 04 November 2013

PECEREN (by Bambang)


Asalamuallaikum Wr Wb, apa kabar semuanya hehehehe….

Ini adalah artikel pertama saya dalam dunia perBLOGgeran, yups saya menekuni bidang ini karena dipaksa oleh tuntutan sekolah yang mengharuskan saya mempunyai Blog ini. Sebagai syarat standart kelulusan mata pelajaran MULOG. (mata pelajarannya sih oke-oke aja, tapi gurunya itu lho…gokil bangetzz!! Hahaha *bercanda pak)

Tugas ini sebenarnya tidak terlalu rumit dan sulit, karena Cuma sekedar membuat blog dan memosting artikel. Di sekolah saya ini, Teknologi Informasi dan Komunikasi memang terlanjur berkembang dengan pesat. Keadaan tersebut didukung oleh sarana dan prasarana sekolah yang cukup memadai. Maklumlah sekolahku ini merupakan sekolah terbaik, terbesar, dan terpanjang di kota Blitar. (terpanjang proses pembuatanya hwkhwkhwk :D)

(belum membahas inti permasalahan, santai aja pak Artikelnya masih panjang banget!!! Buat kopi aja dulu sana hahaha!!)

Ini merupaka artikel original saya, bukan hasil dari copas, tetapi dari berbagai sumber yang masih segar, dikumpulkan, dipilah, disortir, kemudian diracik sedemikian ruapa, terus dari hasil kumpulan artikel dipotong-potong, lalu di beri bumbu-bumbu dari kata-kata yang sedap agar dapat dihidangkan menjadi artikel yang  hangat dan berkwalitas. (duh…,seperti panduan memasak aja nih, hehehe, maklumlah kebanyakan  lihatin anu nya Farah Ouen hiihiihhiiii… Apanya hayo?? Ya acaranya lah.,dasar otak mesum hehehe….)

Artikel Original ini Adalah Syarat Membangun Blog Berkualitas. Banyak mungkin pertanyaan yang sering kita tanyakan pada Blogger lain, teman sesama blogger, bahkan yang dibilang master sekalipun. Pertanyaan tersebut adalah "bagaimana agar blog ramai pengunjung?" mungkin hampir setiap hari pertanyaan itu terdengar di berbagai grup yang membahas tentang dunia blogging.

Pertanyaan diatas menurut saya jawabannya hanya satu yaitu "Konten yang Berkualitas" yap karena konten adalah syarat mutlak agar blog dapat bertahan ditengah persaingan blogging yang semakin hari semakin ramai dengan datangnya ratusan blogger baru setiap harinya.

"Mengapa Konten yang Berkualitas???" oke, kita ambil contoh sederha saja. Sebelum saya terjun di dunia ngeblog, saya belajar dari pengalaman teman saya.  Temenku berpikir bahwa semakin banyak artikel yang kita posting maka akan semakin bagus blog kita dimata Search Engine, karena temenku berpikir seperti itu? Akhirnya dia sibuk copas sana sini setiap harinya hingga artikel di blognya banyak

Namun ternyata salah 100%, beberapa bulan kemudian dikarenakan Update Algiritma Google Panda, blog yang tadinya bisa dibilang Ramai Pengunjung seketika berubah menjadi blog yang Sepi Pengunjung dan otomatis earning pun turun drastis. bukan hanya itu, ternyata tidak lama kemudian blog tersebut dianggap SPAM oleh Google dan blog tersebut pun hilang dari permukaan bumi ini.

Jelas bukan, dari latar belakang diatas kita dapat mengambil kesimpulan, walaupun sedikit artikel yang ada di dalam suatu blog bukan berarti blog tersebut akan dijauhi oleh Search Engine, namun keaslian tulisan lah yang menjadi bahan pertimbahan Seach Engin dalam mengindex artiel yang ada pada blog kita. (itu tadi baru bagian pendahuluan, enjoy aja pak, intinya baru akan dimulai…. Ayo sana, sruput dulu kopimu hehehhee)



 A. LIMBAH AH TANGGALIMBAH CAIR RUM
Limbah cair rumah tangga biasanya  dihasilkan dari kegiatan mandi, cuci, kakus, memasak, maupun kegiatan-kegiatan rumah tangga lainya. Limbah cair rumah tangga ini juga sering disebut dengan limbah domestic. Sebagai cirikhas dari limbah ini adalah mempunyai karakteristik kaya akan zat organic disamping adanya zat padat.

Debit limbah cair rumah tangga yang dihasilkan akan berbeda untuk masing-masing keluarga, namun demikian yang biasa digunakan sebagai dasar perencanaan proses pengolahan adalah jumlah anggota keluarga.


 B. DAMPAK LIMBAH CAIR RUMAH TANGGA
Keberadaan limbah cair rumah tangga apabila tidak dikelola dengan baik akan berpengaruh terhadap linggkungan, antara lain: pencemaran pada badan air, pencemaran tanah, dan sumber penyakit.


 C. DEFINISI LIMBAH
Sebelum  lanjut mengenai pengelolaan limbah cair rumah tangga, ada baiknya kita tahu terlebih dahulu definisi dari limbah.

Limbah/Sampah adalah, sesuatu yang tidak dipakai atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya. (bagaimana?? Simplekan??)

Jenisnya dibagi menjadi 2 yaitu:
1.       Limbah Padat
2.       Limbah Cair

Contoh pengelolaan limbah cair rumah tangga, yang sederhana dan sering kita jumpai dirumah biasanya  berupa peceren, lebih spesifiknya lagi, yaitu peceren isah-isahan/ peceren gawe korah-korah  (bahasa indonesianya yang baku apa ya?? aku cari di google map gak ketemu…, ya iyalah scara google map gitu lho…#Gubrak)

 D.PENGELOLAAN LIMBAH CAIR RUMAH TANGGA


Cairan buangan yang berasal dari rumah tangga, industry, dan tempat umum, kebanyakan  mengandung bahan  bahan atau zat yang dapat membahayakan kehidupan manusia serta mengganggu kelestaian lingkungan.

Maka dari itu diperlukan syarat dan system pengelolaan limbah cair rumah tangga, diantaranya:

1.      Tidak mengkontaminasi sumber air minum






(Ini adalah contoh yang salah, jangan ditiru ya?? ) Lingkaran merah adalah lubang peceren, dan yang disilang adalah sumber air minum.
 ( banyu genthong)








Kalau masih kurang jelas silahkan lihat gambar dibawah, udah aku zoom tuh…..


















2.      Tidak mengakibatkan pencemaran air dipermukaan





Ini adalah outputnya, sesuai dengan aturan diatas “tidak mencemari air dipermukaan” karena sudah langsung masuk ke selokan (got) depan rumah.


3.      Tidak menimbulkan pencemaran pada flora dan fauna yang hidup di air dalam penggunaanya sehari-hari




Gambar diatas merupakan selokan yang sering dijumpai di pemukiman warga kota pada umumnya.



4.      Tidak terbuka dan harus tertutup






Pipa yang menghubungkan antara input ke output peceren ditutup, bila perlu dikubur seperti ini.


5.      Tidak menimbulkan bau dan aroma tidak sedap






 (Gambar Lingkungan yang damai, asri, dan sehat. Karena pengelolaan limbah cair rumah tangga yang baik dan benar)


Metode pengelolaan limbah cair lainya :
1.      Pengenceran ( disposalby dilution)
2.      Sumur resapan
3.      Septiktank

Demikianlah urain mengenai limbah cair rumah tangga berupa Peceren. Nantikan postingan pengelolaan limbah selanjutnya "EKSKRETA". Sekian dahulu postingan kali ini dan semoga bermanfaat.


0 komentar:

Posting Komentar

SILAHKAN MONGGO JIKA ANDA INGIN KOMENTAR. NAMUN TOLONG GUNAKAN BAHASA YANG SOPAN

 

Blogger news

Blogroll

About